,
Sebuah grup pujian dan penyembahan yang sering kita kenal dengan nama Planetshakers baru saja merilis album terbaru mereka. Grup yang berbasis di Melbourne Australia ini membuat gebrakan baru untuk album anyar mereka hanya dengan empat lagu di dalamnya. Mungkin inilah bentuk perkembangan jaman, dimana diera jaman now sangat jarang orang dengerin lagu sampai selesai secara full satu album yang berisi sepuluh atau lebih. Pastinya orang jaman now akan membuat daftar putar sendiri pada gawai mereka. Inilah yang mungkin mendasari mereka mengeluarkan album mini bertajuk Heaven On Earth yang rilis pada 6 April 2018.Menurut dari sosial media mereka, album ini direkam secara live pada konser Planetshakers di Indonesia, Filipina, Malaysia dan Singapura. Tapi mohon maaf sampai sekarang saya coba cari info untuk lagu yang mana yang di Indonesia belum ketemu jawabannya, kalau ada temen-temen yang tahu bolehlah ya saya di kasih tahu. Jika dilihat dari perekamannya yang diambil sekitar awal tahun kemarin berarti kemungkinan yang di Indonesia pas konser di Bandung 17 Januari 2018.
Untuk album mini ini secara total durasinya tidak lebih dari 30 menit, dan sepertinya ini akan pas bagi kita yang merindukan saat teduh pujian dan penyembahan kala Ibadah.Tersirat jelas dimana mereka ingin menunjukan 'pesta pujian'. Tarian, lompatan, jeritan, tangisan melengkapi disetiap lagu dalam sebuah album. Lirik yang begitu dalam dan aransemen musik yang menghentak menandai karakter yang kuat dari Planetshakers, grup yang memang punya visi menjangkau anak muda. Berikut daftar lagu dalam album Heaven On Earth:
1. There Is No One Like You
2. The Greatest
3. Above All Names
4. No Alone
Dengan rilisnya album ini mereka siap melakukan konser yang rencananya akan di mulai bulan Mei 2018 dan berakhir di bulan Agustus 2018. Tanggal 12 - 20 Mei mereka akan berkunjung di India dan Eropa, untuk Amerika Serikat dan Amerika Selatan pada 21 Juni - 1 Juli, setelah itu mereka menuju Afrika Selatan 13 - 22 Juli dan kembali ke Asia tanggal 3 - 19 Agustus.
Sebagai penutup, Om Evans Rusell, gembala senior Gereja Planetshakers berkata :"Dimana penyembahan Allah yang benar pada dasarnya adalah masalah hati dan roh yang berakar pada pengetahuan Firman Tuhan, pujian adalah ekspresi lahiriah dari apa yang ada didalam hati."
| |
Sebuah grup pujian penyembahan yang berdiri pada tahun 1996. Di tahun itu jugalah mereka merilis album pertamanya yang diberi judul Kub'ri Yang Terbaik. Karena mereka tidak punya nama, oleh para penggemarnya mereka disebut GMB (Giving My Best) yang diambil dari album pertamanya itu.
Salah satu grup pujian dan penyembahan terbesar di dunia yaitu
Adalah grup pujian dan penyembahan dari Gereja Bethel Tabernakel atau dikenal juga dengan nama Alfa Omega Chruch Surabaya. Sebelum lebih jauh kita bahas SOP ada baiknya kita bahas sedikit tentang Gerejanya. Pada sekitar tahun 1980 Gereja Alfa Omega memulai pergerakannya di kota Surabaya. Awalnya ibadah mereka hanya dilakukan di garasi milik salah satu jemaat, namun Tuhan memberi kesempatan membuka hati salah satu jemaat untuk mempersembahkan tanah seluas 1000 meter persegi. Ditahun 1982 mereka memulai pembangunan dan tahun 1984 pembangunan selesai dan mulai Ibadah awal mereka di gedung baru hingga sekarang.
Salah satu band rohani yang terbentuk di Yogyakarta. Berawal dari konser
Merupakan sebuah grup musik yg terdiri dari pemuda pemudi Gereja Nafiri Discipleship, jadi jelas nama NDC sendiri merupakan kependekan nama gereja mereka.
Grup ini dibentuk tahun 1989 dengan nama Ezra Band, nama2 kondang seperti om Franky Sihombing, tante Sari Simorangkir serta beberapa nama yg saat ini menjadi pentolan JPCC itulah yg memprakarsai terbentuknya grup ini.
Adalah sebuah band musik penyembahan yg memimpin ibadah setiap akhir pekan di Gereja Elevation Amerika. Diwaktu tidak ada pelayanan di gereja, mereka melakukan konser dan tur keliling Amerika Serikat bahkan keliling dunia. Sebelum mereka melakukan tur sendiri seperti sekarang, mereka dulu sering berkolaborasi dengan grup2 yg sudah punya nama besar seperti Hillsong Worship, Jesus Culture, Passion, serta nama2 besar laennya.
Planetshakers adalah sebuah gejera besar kristen pantekosta di Melbourne, Australia yang bergerak dalam penginjilan orang dewasa dan anak muda. Ternyata sama dengan kita pantekosta juga. Russel Evans dan Sam Evans adalah gembala sidang di gereja tersebut.
Grup musik Kristen kontemporer Amerika yang didirikan di Greenville, Texas. Bard Millard sebagai pentolan mendirikan pada tahun 1994. Band ini terdiri dari Bard Millard sebagai vokalis, Robby Shaffer sebagai drummer, Nathan Cochran sebagai bassis, Michael Scheuchzer dan Barry Graul sebagai gitaris.
Adalah sekumpulan anak muda yg mengkhusukan diri untuk melayani Tuhan dalam bidang musik.
Adalah grup pujian dan penyembahan dari Gerja Hillsong Australia. 1/9 Solent Circuit, Baulkham Hills NSW 2153 Australia.
Grup ini berdiri tahun 1996 dengan nama True Worshippers namun tahun 2011 grup berubah menjadi JPCC (Jakarta Praise Community Church) Worship. Kenapa berubah? Karena mereka ingin menekankan bahwa tim ini adalah bagian dari satu tubuh Kristus di gereja bukan hanya sebuah grup musik saja. Pemimpin grup ini adalah Bp Franky Sihombing dan pemimpin pujiannya adalah Sydney Mohede. Banyak penyanyi dan musisi yg tergabung di grup ini ya mungkin kurang lebih 50an, mulai Sari Simorangkir sampai Ruth Sahanaya dan banyak lagi.
